Selengkapnya...
STMIK Banjarbaru Gelar Khatamul Qur’an dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026
Administrator, 27 Agustus 2026

Banjarbaru — Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Banjarbaru menggelar kegiatan Khatamul Qur’an dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 28 Agustus 2026 yang bertempat di Aula STMIK Banjarbaru. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan serta dihadiri oleh civitas akademika STMIK Banjarbaru.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Al-Qur’an dan Rasulullah SAW, sekaligus mempererat silaturahmi di lingkungan civitas akademika STMIK Banjarbaru. Selain itu, kegiatan keagamaan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembentukan akhlak dan karakter.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua STMIK Banjarbaru Ir. Yulia Yudihartanti, M.Kom. Dalam sambutannya, Ketua STMIK Banjarbaru menyampaikan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan akhlak dalam kehidupan, khususnya bagi civitas akademika.

Beliau menekankan bahwa ilmu yang dimiliki harus disertai dengan kejujuran, semangat untuk terus belajar, serta kemauan untuk mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya bertujuan menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan di bidang ilmu dan teknologi, termasuk ilmu komunikasi, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki akhlak, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.

“Ilmu harus diiringi dengan akhlak. Kita harus menjadi pribadi yang jujur, memiliki semangat untuk terus belajar dan mampu mengabdikan ilmu yang kita miliki untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Khataman Al-Qur’an

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Khataman Al-Qur’an yang dipimpin oleh Bapak Khairullah, M.Kom. Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diikuti oleh civitas akademika yang hadir.

Khataman Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pembacaan dan penghayatan terhadap Al-Qur’an.

Selanjutnya, suasana semakin khidmat dengan pembacaan syair Maulid Habsyi yang dibawakan oleh Group Habsyi Nurul Baidho dari Desa Pakauman. Lantunan syair-syair maulid menggema di Aula STMIK Banjarbaru dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori’ah Ibu Mawadah. Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an disampaikan dengan lantunan yang indah dan penuh penghayatan, menambah suasana religius dalam kegiatan tersebut.

Tausiah: Beruntung Menjadi Umat Nabi Muhammad SAW

Memasuki acara inti, Ustadzah Yulianti Hanifah menyampaikan tausiah dengan tema dan pesan utama tentang keberuntungan menjadi umat Nabi Muhammad SAW.

Dalam tausiahnya, beliau mengingatkan bahwa menjadi umat Nabi Muhammad SAW merupakan sebuah keberuntungan dan nikmat yang patut disyukuri. Orang yang beriman wajib mencintai Rasulullah SAW. Bahkan, kesempurnaan iman seorang muslim tidak terlepas dari kecintaannya kepada Nabi Muhammad SAW.

Ustadzah Yulianti Hanifah mengajak seluruh peserta untuk semakin mengenal Rasulullah SAW. Menurut beliau, semakin seseorang mengenal Rasulullah, maka semakin besar pula kecintaannya kepada beliau. Rasulullah SAW merupakan insan kamil yang memiliki kemuliaan, baik dari sisi fisik maupun sifat dan akhlaknya.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW membawa berbagai kemuliaan dan menjadi rahmat bagi seluruh alam atau rahmatan lil ‘alamin. Salah satu hal utama yang harus diteladani dari Rasulullah SAW adalah akhlak beliau yang begitu mulia.

Karena itu, umat Islam tidak cukup hanya menjadikan Rasulullah SAW sebagai sosok yang dikagumi, tetapi juga harus menjadikan beliau sebagai idola dan teladan dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak Rasulullah SAW perlu dipelajari, dicontoh, dan diterapkan dalam kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadzah Yulianti Hanifah juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga salat, mengingat salat merupakan salah satu wasiat terakhir Rasulullah SAW. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan kepada beliau.

Beliau berharap dengan memperbanyak shalawat dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW, umat Islam senantiasa mendapatkan keberkahan serta memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW di akhirat kelak.

“Semoga kita semua menjadi umat yang senantiasa mencintai Rasulullah SAW, mengikuti akhlak beliau, menjaga salat, memperbanyak shalawat, dan mudah-mudahan mendapatkan syafaat beliau. Amin,” pesan Ustadzah Yulianti Hanifah di akhir tausiahnya.

Penutup

Setelah tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Seluruh rangkaian Khatamul Qur’an dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kemudian ditutup, dengan kegiatan acara dipandu oleh Saudari Nor Kholilati.

Melalui kegiatan ini, STMIK Banjarbaru berharap nilai-nilai Al-Qur’an dan keteladanan Rasulullah SAW dapat semakin melekat dalam kehidupan civitas akademika. Semangat menuntut ilmu hendaknya selalu berjalan beriringan dengan kejujuran, akhlak mulia, ibadah, serta semangat untuk mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.